Pelatihan Kepemimpinan Kepala Sekolah di Papua, Bentuk Kontribusi Yayasan Nusantara Sejati untuk Kemajuan Pendidikan Indonesia
Di bulan September ini, Yayasan Nusantara Sejati menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Kepemimpinan untuk Kepala Sekolah di dua kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan. Kedua pelatihan ini diselenggarakan atas dukungan dana dari UNICEF Indonesia.
1. Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo Dimulai dari kegiatan pertama yang diadakan di tanggal 2-4 September 2026 di Kabupaten Yalimo, tepatnya Distrik Elelim. Kami turut bahagia karena Pemda Yalimo turut mendukung kesuksesan acara tersebut. Pelatihan ini diikuti oleh 9 Kepala Sekolah yang berasal dari beragam sekolah, yaitu SD Negeri Eregi, SD Negeri Wagagu, SD Negeri 1 Elelim, SD Negeri Hubakma, SD Inpres Elelim, SD YPK Maria Pirip, SD YPPGI Elelim, SD Yakpesmi Eklesia Elelim, dan TK Bulmu Maniek Elelim.
Pelatihan ini menjadi relevan karena sebelumnya telah dilakukan pergantian beberapa kepala sekolah di Kabupaten Yalimo. Sebagian kepala sekolah yang baru masih dalam proses belajar dan beradaptasi dengan peran kepemimpinan mereka.
Melalui pelatihan ini, para kepala sekolah diharapkan dapat lebih siap mengelola dan menghadapi berbagai tantangan di sekolahnya. Salah satu keterampilan yang dilatihkan adalah membangun komunikasi secara personal dengan guru yang masih sering mangkir serta para orang tua murid. Harapannya, kepala sekolah dapat mendorong keterlibatan orang tua dan mendukung anak-anaknya agar dapat hadir dan belajar secara rutin di sekolah.
2. Distrik Eragayam dan Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah
Selanjutnya, pelatihan ini juga diadakan di Distrik Eragayam dan Kelila, Kabupaten Mamberamo Tengah, tanggal 14-18 September 2026. Para peserta dalam pelatihan ini diajarkan untuk mengakses aplikasi ARKAS (Aplikasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah), serta Rapor Pendidikan. Banyak dari mereka yang juga baru berkesempatan mengakses ARKAS dan menyusun RKAS secara langsung. Selama ini, umumnya mereka hanya memberi data atau informasi yang dibutuhkan, sementara proses input dan pengelolaan aplikasi dilakukan oleh operator ARKAS.
Pelatihan ini juga turut diikuti oleh perwakilan dari 6 sekolah yang berbeda, yaitu Kepala Sekolah dan Bendahara SDN Tikapura, Kepala Sekolah SD dan calon operator ARKAS SMP Narwastu Inenu Alom, serta Kepala Sekolah SD YPPGI Kelila, SDN Kelila, dan PAUD Ugame.
Kami juga turut mengucapkan terima kasih kepada para fasilitator yang telah mendukung kesuksesan rangkaian pelatihan ini.