Literasi Kelas Awal

Hasil dari Program for International Student Assessment (PISA) 2018 menunjukkan bahwa tingkat pendidikan di Indonesia di bidang Matematika, Membaca, dan Sains. saat ini masih berada jauh dibawah rata rata dunia.

Skor PISA Indonesia berada pada peringkat 72 dari 79 negara peserta. Hal ini membuat Indonesia masuk dalam kategori terendah (kategori skor <450) dari negara-negara yang mengikuti PISA. Sedangkan Skor INAP Nasional menunjukkan bahwa ada 46,83% siswa yang memiliki nilai membaca yang rendah. Hanya 6,06% siswa yang dapat membaca dengan baik.

Kemampuan membaca dengan pemahaman yang rendah merupakan salah satu dampak dari kondisi sosial dan ekonomi yang rendah, jika dibiarkan, rendahnya kemampuan membaca dengan pemahaman akan menghambat perkembangan sumber daya manusia yang tentunya mempengaruhi perkembangan sosial dan ekonomi daerah secara menyeluruh.

Program Pelatihan Pembelajaran Literasi Baca – Tulis dengan Pemahaman untuk Guru Kelas Awal bertujuan untuk:

  • Melatih guru kelas awal dalam mengajarkan pembelajaran literasi baca – tulis dengan pemahaman.
  • Mendampingi guru dalam mengimplementasikan program literasi dan disiplin positif dalam proses pembelajaran
  • Mendorong pengadaan dan revitalisasi sudut baca dan perpustakaan yang ramah anak
  • Mendorong terlaksananya kegiatan KKG (kelompok kerja guru) sebagai wadah evaluasi dan berbagi praktik baik.
  • Meningkatkan pelibatan atau partisipasi masyarakat dalam mendukung pelayanan pendidikan yang lebih baik dan membantu mengawasi sekolah.

Terdapat 4 aktivitas dalam pelaksanaan program Blended Learning :

Mari Berkontribusi dan Menjadi Bagian Dari Upaya Kami

Kami menerima kontribusi keuangan dari perorangan atau pribadi, yayasan, perusahaan, dan entitas lainnya. Kontribusi Anda dapat diberikan ke akun berikut:

Bank Mandiri
a/n Yayasan Nusantara Sejati
No Rek : 102 00 10022223

Konfirmasi Donasi : iggrd@iggrd.or.id

Terima kasih atas donasi yang Anda berikan.